oleh

Ini Dia 40 Perbankan yang Ditunjuk Sebagai Penyalur Dana Subsidi KPR FLPP di Tahun 2018

Seperti yang sudah dibahas di artikel sebelumnya mengenai asal-usul dan tujuan dari program KPR FLPP, sampai pada saat ini program ini masih menjadi andalan pemerintah untuk mengatasi permasalahan hunian yang ada di masyarakat, khususnya bagi masyarakat kurang mampu. Dan ternyata hasilnya menunjukkan trend yang positif. Data menunjukkan adanya penurunan yang cukup signifikan. Tahun 2012, angka backlog menunjukkan kesenjangan perbandingan antara ketersediaan rumah yang dibangun oleh pemerintah dengan jumlah rumah yang dibutuhkan rakyat adalah 14 juta unit. Dan di tahun 2015, angka tersebut sudah menurun di kisaran 11 juta unit.

 

Mungkin sebagian dari Anda berpikir, “Loh, selama 3 tahun kok cuma turun 3 juta unit saja?” Anda perlu mengingat juga angka pertumbuhan jumlah penduduk yang cenderung selalu meningkat setiap tahunnya. Dan menurut BPS serta Kemenpera, prestasi menurunkan angka backlog pada kisaran 1 juta unit pertahun itu sudah sangat bagus. Dan diperkirakan, angka tersebut menurun lebih signifikan lagi dengan program Sejuta Rumah yang digagas oleh Presiden Jokowi. Jika Anda penasaran berapa angka backlog di tahun 2018 ini, angkanya sudah menyentuh 7,6 juta unit. Apabila program ini terus berjalan dengan baik, diperkirakan di tahun 2019 nanti backlog akan semakin berkurang lagi menjadi 5,4 juta unit.

Rumah KPR FLPP
Rumah KPR FLPP

Untuk mencapai tujuan tersebut, Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berupaya menggenjot program KPR FLPP yang ditujukan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan menggandeng 40 perbankan. Nantinya, 40 perbankan itulah yang akan menyalurkan dana FLPP yang jumlahnya Rp 4,5 triliun. Untuk perinciannya, dari Rp 4,5 triliun itu, Rp 2,2 triliun berasal dari anggaran yang disediakan oleh Kementrian PUPR dan sisa Rp 2,3 triliun berasal dari hasil optimalisasi pengembalian pokok. Dari 40 pihak perbankan itu, 6 diantaranya adalah bank nasional dan yang 34 lagi adalah Bank Pembangunan Daerah.

Di bawah ini Anda bisa melihat bank-bank yang sudah ditunjuk dan diakui sebagai pihak perbankan penyalur dana FLPP di tahun 2018.

Bank Nasional

  1. Bank Arta Graha Internasional
  2. Bank Rakyat Indonesia
  3. Bank Negara Indonesia
  4. Bank Mandiri
  5. Bank Tabungan Pensional Nasional
  6. Bank Mayora

Bank Pembangunan Daerah

  1. Bank Sumut
  2. Bank Riau Kepri
  3. Bank Nagari
  4. Bank Jambi
  5. Bank Sumselbabel
  6. Bank BJB
  7. Bank DKI
  8. Bank Jateng
  9. Bank BPD DIY
  10. Bank Jatim
  11. Bank NTB
  12. Bank NTT
  13. Bank Bali
  14. Bank Kaltimtara
  15. Bank Kalbar
  16. Bank Kalsel
  17. Bank Kalteng
  18. Bank SulutGo
  19. Bank Sulteng
  20. Bank Sultra
  21. Bank Sulselbar
  22. Bank Papua
  23. Bank BRI Syariah
  24. Bank Syariah Mandiri
  25. Bank Aceh
  26. Bank Sumut Syariah
  27. Bank Jambi Syariah
  28. Bank Sumselbabel Syariah
  29. Bank BJB Syariah
  30. Bank Jateng Syariah
  31. Bank Jatim Syariah
  32. Bank Kaltimtara Syariah
  33. Bank Kalsel Syariah
  34. Bank Sulselbar Syariah

Itulah daftar 40 bank penyalur KPR FLPP di tahun 2018. Jika Anda tertarik dengan program ini, silakan segera ke bank-bank tersebut untuk melakukan pendaftaran dan menjalani langkah-langkah selanjutnya. Untuk mengetahui langkah-langkah mendapatkan program KPR FLPP, Anda bisa melihatnya di sini.