oleh

Sudahkah Ventilasi Rumah Anda Cukup Sehat dan Memenuhi Standar?

Ada banyak sekali cara yang bisa lakukan supaya hidup sehat. Yang paling standar adalah dengan makan makanan bergizi, rutin berolah raga dan cukup istirahat. Tapi, tahukah Anda kalau ternyata hidup sehat bisa kita peroleh dari tempat tinggal yang sehat juga? Nah, sekarang pertanyaannya, apakah tempat tinggal kita sudah cukup sehat? Salah satu ciri rumah yang sehat itu harus memiliki sirkulasi udara yang baik. Lalu, apakah rumah kita sudah cukup baik ventilasinya? Apakah kita sudah mengaplikasikan sistem ventilasi rumah sehat yang benar dan baik?

Ventilasi Rumah yang Sehat
Ventilasi Rumah yang Sehat

Pada dasarnya, ventilasi merupakan penghawaan atau mengacu pada pergerakan udara dari dalam dan keluar ruangan yang ada di dalam rumah. Dan ventilasi merupakan syarat utama agar rumah kita menjadi lebih sehat. Tanpa ventilasi, ruangan di dalam rumah akan terasa lembab dan tentunya kita juga tidak akan betah berada di dalam rumah. Agar kita sama-sama paham pentingnya ventilasi di rumah, mari kita bahas mengenai fungsinya terlebih dahulu.

Fungsi Ventilasi

Sebenarnya ada banyak sekali fungsi ventilasi rumah. Dan sepertinya tidak akan cukup untuk dibahas satu persatu di sini. Tapi paling tidak, kita bisa membahas sebagian dan bisa memberikan gambaran utama tentang betapa pentingnya ventilasi untuk rumah kita. Fungsi yang pertama adalah untuk membantu membuang gas-gas yang berbau tidak sedap. Gas-gas tersebut bisa terjadi karena berbagai sebab. Sebagai contoh adalah keringat kita yang bercampur dengan udara ruangan. Bayangkan jika Anda sedang bersama orang yang berkeringat di suatu ruangan tertutup tanpa ventilasi. Dijamin Anda tidak akan betah di sana. Gas berbau ini juga bisa terjadi karena gas karbon dioksida yang muncul karena proses pernapasan. Inilah kenapa orang-orang yang berada dalam ruangan minim ventilasi akan cenderung lebih mudah merasa sesak napas karena terlalu banyak karbon dioksida di sana.

Ventilasi Membuang Bau Tidak Sedap
Ventilasi Membantu Membuang Bau Tidak Sedap

Fungsi yang kedua adalah membantu membuang uap air yang bisa jadi timbul dari kegiatan memasak yang dilakukan di dalam ruangan. Uap air ini juga bisa terjadi karena aktivitas mandi di kamar mandi ataupun juga karena akibat yang lainnya. Terlalu banyak uap air di dalam ruangan juga tidak terlalu bagus untuk kesehatan karena ruangan akan cenderung lembab. Jika ruangan terlalu lembab, bisa menjadi tempat yang sangat sesuai untuk pertumbuhan jamur dan bisa menimbulkan berbagai macam penyakit nantinya.

Fungsi yang berikutnya berhubungan dengan tingkat kenyamanan. Dengan adanya cukup ventilasi di rumah, ruangan akan terasa lebih nyaman dan juga sejuk.

Syarat Ventilasi Rumah yang Baik

Sekarang Anda sudah tahu tentang fungsi-fungsi ventilasi. Coba sekarang Anda lihat ventilasi di rumah Anda, apakah sudah cukup bagus? Mungkin sebagian dari Anda tidak terlalu tahu, ventilasi yang bagus itu seperti apa. Apakah ada standar atau syarat tertentu untuk ventilasi rumah dikatakan bagus atau tidak? Tentu saja ada dan kita akan membahasnya di sini.

Sebagai syarat paling utama dari sebuah ventilasi yang baik itu adalah kriteria udaranya khususnya udara dari luar. Apa maksudnya? Maksud dari kriteria udara dari luar adalah kondisi udara yang nantinya akan “dimasukkan” ke dalam rumah melalui sistem ventilasi. Kondisinya haruslah jauh dari pencemaran dan sebaiknya kondisinya sebersih mungkin. Jangan sampai kondisi udara yang ada di luar merupakan udara yang sudah mengandung asap pembakaran sampah, asap pabrik, asap knalpot, dan lain sebagainya. Jika kondisinya tidak baik, percuma jika Anda mempunyai sistem ventilasi yang mumpuni.

Rumah Tidak Sehat yang Terkena Polusi Udara
Rumah Tidak Sehat yang Terkena Polusi Udara

Coba bayangkan jika ventilasi Anda sudah cukup banyak dan lebar tapi ternyata udara yang masuk merupakan udara yang tercemar. Seolah-olah Anda mengundang orang-orang jahat untuk masuk ke rumah Anda. Jika ternyata memang kondisi rumah Anda seperti itu, sebagai contoh lokasinya ada di pinggir jalan raya, salah satu solusi yang bisa Anda lakukan adalah menggunakan sistem ventilasi yang sudah ada filternya. Menggunakan AC bisa jadi alternatif yang pas untuk kondisi tersebut.

Syarat berikutnya adalah mengenai luasan lubang ventilasi. Sangat disarankan bagi Anda untuk memiliki ventilasi dengan luas minimal 5% jika dibandingkan dengan luas dari ruangan tersebut. Dan angka tersebut mengacu pada ventilasi yang sifatnya permanen. Sebagai contoh adalah lubang-lubang kecil yang bisa Anda pasang di dinding seperti batu bata yang sengaja dibuat berlubang yang bisa dipergunakan untuk ventilasi. Kemudian jangan lupakan juga ventilasi yang sifatnya insidentil atau bisa dibuka dan ditutup sesuai kebutuhan. Luasan untuk ventilasi jenis ini juga 5%. Jadi jika digabungkan, secara total sebaiknya ada 10% ventilasi jika dibandingkan dengan luas ruangan. Seandainya Anda punya ruangan dengan luas 10 m2, maka gabungan antara ventilasi permanen dan insidentilnya paling tidak harus ada 1 m2.

Contoh Ventilasi Permanen di Atas Daun Pintu
Contoh Ventilasi Permanen di Atas Daun Pintu

Itulah dia beberapa hal yang sebaiknya Anda tahu mengenai ventilasi rumah sehat. Mari kita coba untuk menengok apakah ventilasi di rumah kita sudah cukup sehat atau belum. Jika belum, cobalah untuk memperbaiki dan meningkatkannya agar kondisi rumah kita bisa lebih sehat lagi.