oleh

Penjelasan Lengkap Tentang Persyaratan KPR FLPP

Berikut kami rangkum tentang Penjelasan Lengkap Tentang Persyaratan KPR FLPP. Sejak program KPR FLPP diberlakukan secara aktif oleh pemerintah beberapa tahun yang lalu, animo masyarakat akan program ini semakin besar. Hal ini sebenarnya sangatlah wajar mengingat apa yang ditawarkan oleh pemerintah adalah subsidi untuk memiliki rumah. Intinya, program ini memberikan kesempatan masyarakat untuk bisa memiliki rumah dengan harga yang lebih terjangkau. Siapa sih yang tidak kepincut dengan iming-iming bahwa kita bisa memenuhi salah satu kebutuhan hidup dasar kita tanpa harus terlalu terbebani dengan biaya yang tinggi?

Mahalnya Beli Rumah
Mahalnya Beli Rumah

Karena itu, setelah artikel yang membahas tuntas mengenai apa itu KPR FLPP, seperti yang bisa dilihat di sini, sudah diposting sebelumnya, banyak orang yang penasaran mengenai bagaimana caranya ikut program tersebut. Sebenarnya, penjelasan mengenai cara menjadi orang yang berhak mendapatkan KPR FLPP sudah disebutkan di artikel tersebut. Akan tetapi, bisa jadi penjelasannya masih belum terlalu komplit karena terbukti ada banyak pengunjug website ini yang mengirimkan komen dan email menanyakan hal tersebut. Inilah kenapa, saya rasa penting bagi saya untuk membuat artikel khusus mengenai syarat dan juga cara untuk bisa mendapatkan KPR FLPP. Nah, mari kita mulai saja pembahasannya.

Penjelasan Lengkap Tentang Persyaratan KPR FLPP

1. Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)

Ya, saya sudah sedikit menyinggung mengenai orang-orang yang berhak mendapakan KPR FLPP ini di artikel yang sudah saya tulis sebelumnya. Dan ya, hanya orang-orang yang memiliki penghasilan rendah sajalah yang bisa menikmati program ini. Hal ini berkesinambungan dengan Undang-undang Dasar 1945 pasal 28 H ayat (1). Di dalam ayat tersebut dinyatakan bahwa “Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat…”. Jadi bisa ditarik kesimpulan bahwa sebenarnya urusan tempat tinggal yang layak, baik, dan sehat itu sudah menjadi tanggung jawab pemerintah. Untuk masyarakat dengan penghasilan yang menengah ke atas, sepertinya untuk masalah tempat tinggal ini sudah bisa terpenuhi. Tapi bagaimana dengan golongan kalangan menengah ke samping menjorok ke bawah?

Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Inilah yang menjadi latar belakang program KPR FLPP ini digagas. Tujuannya untuk mempermudah orang-orang tersebut agar bisa memiliki rumah sendiri. Pertanyaannya, standar apa yang digunakan untuk membedakan orang-orang berpenghasilan rendah dari yang tidak rendah? “Rendah” di sini mengacu pada nominal berapa? Di sini pemerintah mematok pada angka Rp 4 juta sebagai nominal tertinggi untuk penghasilan per bulan. Dan angka tersebut bisa berasal dari penghasilan yang tetap maupun yang tidak tetap. Jadi, jika setiap bulannya Anda mendapatkan penghasilan di bawah angka tersebut, Anda sebenarnya sudah memenuhi kriteria pertama untuk bisa menjadi orang yang berhak mendapatkan KPR FLPP.

2. Belum Pernah Memiliki Rumah Sebelumnya

Baiklah, sekarang masalah nominal penghasilan rendah sudah jelas, ya? Penjelasan Lengkap Tentang Persyaratan KPR FLPP yang berikutnya adalah belum pernah memiliki rumah sendiri sebelumnya. Artinya, selama ini Anda masih tinggal dengan orang tua (sertifikat rumah bukan milik Anda), atau Anda masih tinggal di kontrakan atau kos-kosan. Jika Anda memang memenuhi syarat ini, Anda bisa mengajukan untuk mendapatkan KPR FLPP.

Tapi Anda juga harus ingat kondisi Anda, apakah Anda masih single atau sudah memiliki pasangan. Jika Anda sudah memiliki pasangan, entah itu suami atau istri, pasangan Anda juga harus memenuhi syarat ini. Artinya, pasangan Anda juga harus belum pernah memiliki rumah sebelumnya. Hal ini sangatlah penting. Jika ternyata pasangan Anda sudah pernah memiliki rumah sebelumnya, dan kemudian Anda mendapatkan KPR FLPP, artinya Anda akan memiliki dua rumah, bukan? Ingatlah bahwa program ini pada dasarnya adalah memberikan kemudahan untuk memiliki rumah bagi mereka yang belum punya, alih-alih membantu untuk “memperbanyak” kepemilikan rumah.

Kapan Ya Punya Rumah?
Kapan Ya Punya Rumah?

Lalu bagaimana jika kasusnya seperti ini: Anda belum pernah memiliki rumah sebelumnya. Tapi kemudian Anda mendapatkan warisan rumah dari orang tua (entah itu orang tua Anda atau orang tua pasangan Anda). Sertifikat rumah tersebut masih atas nama orang tua/mertua Anda. Untuk kondisi seperti ini, Anda tidak berhak untuk mendaftar program KPR FLPP. Kenapa seperti itu? Sekarang coba dibalik pertanyaannya menjadi, Anda sudah punya rumah atau belum sekarang? Anda tidak bisa berkelit dengan dalih bahwa rumah warisan yang Anda punya itu sertifikatnya belum atas nama Anda melainkan atas nama orang tua/mertua. Secara hukum, karena Anda sudah menjadi pewaris, Anda adalah pemilik sah rumah tersebut dan oleh karenanya, Anda terhitung sudah memiliki rumah. Titik!

3. Belum Pernah Menerima Subsidi Sebelumnya

Persyaratan yang ini cukup banyak menimbulkan kebingungan. Banyak yang mengira bahwa semua jenis subsidi yang didapatkan dari pemerintah akan membatalkan peluang seseorang untuk mendapatkan KPR FLPP. Padahal tidak seperti itu. Subsidi yang dimaksud di sini berhubungan dengan urusan perumahan. Sebagai contoh, Anda merupakan penerima bantuan rusunami. Coba Anda pikirkan, bantuan rusunami itu berhubungan dengan urusan tempat tinggal/perumahan tidak? Ada kan? Nah inilah jenis subsidi yang dimaksud. Tapi jika subsidinya berbentuk bantuan Beras Miskin (Raskin), tentu saja tidak ada hubungannya dengan hal tersebut, bukan? Selama subsidi yang Anda terima tidak ada hubungannya, maka Anda memiliki peluang untuk menjadi penerima KPR FLPP.

4. Punya Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

Nah, salah satu Penjelasan Lengkap Tentang Persyaratan KPR FLPP ini yang kadang membuat banyak merasa kesulitan khususnya yang berprofesi tidak tetap. Sudah bukan rahasia lagi bahwa kesadaran masyarakat Indonesia akan kewajiban untuk membayar itu masih cukup rendah. Orang-orang dengan penghasilan rendah malah biasanya tidak peduli sama sekali mengenai pajak. Boro-boro punya NPWP, mereka merasa bahwa hidup mereka sudah susah. Kalau masih harus wajib membayar pajak, tentu hidup mereka akan tambah susah, kan? Inilah pola pikir yang harus diubah.

Yang namanya membayar pajak itu merupakan kewajiban semua warga negara Indonesia tanpa terkecuali! Jika Anda mengaku orang Indonesia dan punya KTP Warga Negara Indonesia (WNI), Anda tidak bisa lepas dari kewajiban tersebut. Tapi jangan takut. Pemerintah juga mengatur besaran pajak yang dibayarkan berdasarkan kategori penghasilan yang diterima. Orang yang bergaji besar tentu akan lebih besar pajaknya dibandingkan petani, sebagai contoh. Tapi keduanya adalah wajib pajak. Dan Anda perlu tahu, ada batasan nominal penghasilan seseorang itu dikenakan pajak atau tidak.

Yuk Punya NPWP!
Yuk Punya NPWP!

Sebagai contoh, seorang pengusaha dengan omset puluhan juta tiap bulannya akan dikenakan pajak, tapi supir angkot tidak dikenakan pajak. Jadi jika penghasilan Anda rendah (yang mana merupakan target utama dari program KPR FLPP ini), Anda jangan sampai takut mengurus NPWP karena ngeri akan disuruh membayar pajak. Salah satu tujuan memiliki NPWP adalah untuk melakukan pendataan tingkat ekonomi masyarakat. Bagaimana pemerintah bisa benar-benar tahu tentang kondisi ekonomi Anda jika Anda tidak terdaftar sebagai wajib pajak. Cobalah untuk pergi ke kantor pajak, jika Anda belum memiliki NPWP, untuk menguru NPWP. Di sana nanti akan ada petugas yang memandu Anda untuk menjalani prosesnya yang tidak susah dan tidak lama. Jadi, jangan malas untuk memiliki NPWP, ya?

5. Menyerahkan Fotokopi SPT Tahunan PPh atau Surat Pernyataan Sejenis

Masih berhubungan dengan NPWP di atas, SPT atau Surat Pemberitahuan Tahunan bisa diibaratkan sebagai semacam pembukuan tentang penghasilan yang Anda dapatkan dalam jangka waktu setahun. Dari sana bisa dilihat apakah Anda benar-benar memiliki penghasilan dengan kategori MBR atau tidak. Lal bagaimana jika Anda bukanlah seorang pegawai yang memiliki SPT, Anda bisa menggunakan surat pernyataan sejenis yang intinya membuktikan bahwa Anda memang berada dalam kategori MBR.

Sebenarnya kurang lebih hanya ada 5 persyaratan saja untuk bisa mendapatkan KPR FLPP. Tapi ternyata setelah dijabarkan lumayan panjang juga, ya? Semoga apa yang sudah saya tuliskan di atas bisa memberikan penjelasan bagi Anda mengenai syarat KPR FLPP. Jika Anda merasa bisa memenuhi persyaratan-persyaratan tersebut, kenapa tidak Anda coba saja untuk mendaftar?